Sembuhkan Penyakit dengan Iman

Published 7 Juli 2010 by kannaz

KESEHATAN tubuh hanya bisa dipelihara dengan pola hidup sehat. Sedangkan penyakit hanya bisa dihilangkan dengan mengembalikan kesehatan tubuh. Sebagaimana tubuh, kesehatan iman dalam hati hanya bisa dipelihara dengan kesehatan serupa, yaitu hal-hal yang mewariskan keimanan bagi hati, seperti: ilmu yang bermanfaat dan amal saleh. Itulah makanan hati. Dalam hadis marfu’ & mauquf dari ibnu Mas’ud disebutkan,”Sesungguhnya setiap orang yang menyuguhkan hidangan menghendaki hidangannya disantap orang. Dan hidangan Allah adalah AlQuran.”

Orang yang menyiapkan hidangan adalah penjamu. Maka, AlQuran adalah jamuan Allah bagi hamba-Nya.

Untuk bisa menyantap jamuan Allah, perbanyaklah beristighfar. Barang siapa beristigifar kepada Allah, kemudian bertobat, niscaya Allah akan memberikan kenikmatan sampai batas waktu yang ditentukan. Janganlah lupa untuk berzikir di waktu siang dan menjelang tidur.

Bersabarlah atas kesulitan dan kesukaran yang menghadang. Tidak seberapa lama, Allah pasti akan memberikan pertolongan. Dan, Dia juga akan menorehkan keimanan ke lubuk hati.

Jagalah selalu kesempurnaan kewajiban, seperti sholat lima waktu. Sesungguhnya sholat lima waktu merupakan tiang agama.

Jadikan kalimat La hawla wa la quwwata illa billah (tiada daya dan kekuatan melainkan atas kuasa Allah) sebagai sahabat sejati. Sesungguhnya dengan kalimat tersebut, segala beban akan terasa ringan, semua ketakutan akan sirna, dan keadaan terbaik senantiasa menanti.

Jangan pernah bosan untuk merapalkan doa dan permohonan. Sesungguhnya setiap permohonan hamba akan dikabulkan oleh-Nya selama tidak buru-buru atau mengatakan,”Aku sudah berdoa dan berdoa, tetapi tidak pernah diistijabah.”

Ketahuilah, sesungguhnya pertolongan Allah itu akan datang apabila kita bersabar. Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Tidak seorang pun -baik nabi maupun bukan- akan mendapatkan akhir yang baik kecuali dengan kesabaran.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Segala puji bagi-Nya yang telah menyempurnakan kenikmatan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Semoga sholawat dan salam tercurahkan atas Nabi Muhammad saw., keluarga, sahabat, istri dan setiap orang yang mengikutinya sampai hari kiamat tiba.

dikutip dari buku terjemahan:
Jangan Biarkan Penyakit Hati Bersemi, Ibnu Taymiyyah.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.